Menurut sumber Liputan6.com, uji coba dilakukan pada Selasa (29/11/2016) lalu, atas kerja sama ASEAN NCAP dengan Global NCAP. Sayang karena kerja sama itu, hasil tes resmi agak terlambat.

“Hasil uji coba dan press release belum siap. Kami menyelenggarakan Stop the Crash ASEAN bersama dengan Global NCAP, jadi tidak bisa mengatur hasilnya tepat waktu,” ujarnya.

Sebelum mengetahui hasilnya, ada baiknya terlebih dulu mengetahui bagaimana mobil baru diuji tabrak. ASEAN NCAP menggunakan perangkat khusus untuk membuat mobil melaju pada kecepatan 64 km/jam pada offset frontal crash test. Dalam kecepatan itu, bagian sisi kanan mobil dikondisikan menabrak sebuah benda padat.

Sementara untuk memberikan gambaran potensi cedera pada penumpang, ASEAN NCAP memanfaatkan empat buah boneka yang diberi sensor khusus, termasuk kepala, leher, dan dada. Dari sensor itu, tim ASEAN NCAP akan melakukan kategorisasi penilaian.

Setelah tes tabrak, seluruh parameter penilaian dikumpulkan dan dihitung ke dalam dua kategori utama: Perlindungan Penumpang Dewasa (adult occupant protection/AOP), dan Perlindungan Penumpang Anak (child occupant protection/COP).

Skala peringkat untuk AOP adalah 0,00 hingga 16,00. Agar lebih mudah dimengerti, hasil penilaian dituangkan dalam bentuk peringkat 1 hingga 5 bintang. Sementara untuk uji COP, menggunakan persentasi 0-100 persen atau skala 1 hingga 5 bintang.

Toyota Calya

AOP: 4-star (12.93 / 16.00 points)
COP: 4-star (73% compliance)

Menurut dia, satu hal yang membuat mobil ini tidak mendapat nilai sempurna adalah bahwa ia hanya dilengkapi fitur seatbelt reminder system (SBR) untuk pengemudi saja, juga tidak dilengkapi dengan electronic stability control (ESC).

Daihatsu Sigra

Hasil tes tabrak Daihatsu Sigra ada dua.

AOP: 1-star (6.82 points). “Hasil ini untuk varian tanpa airbag, tanpa SBR, dan tanpa ESC,” terangnya.

Jika untuk varian yang dilengkapi airbag, tanpa SBR dan ESC, maka nilai AOP-nya adalah 4-star (12/93 points)

Terakhir, untuk COP, Daihatsu Sigra memperoleh angka 2-star atau setara 46 persen.